BERUANG988 Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya berambisi menghentikan rekor buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri,BERUANG988 Samarinda, Sabtu malam.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Tavares menjelaskan dirinya mengetahui bahwa Persebaya Surabaya sudah tidak menang di Segiri hampir tujuh tahun.
Melihat kondisi itu, pelatih asal Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada detail permainan timnya karena ia sadar bahwa catatan Persebaya Surabaya saat bermain di Samarinda tidak berpihak pada Bajol Ijo.
"Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," jelas Tavares.
Baca juga: Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo terjadi pada 2019 dan ketika itu Bajul Ijo berhasil mengemas kemenangan tipis 2-1, masih menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam beberapa tahun terakhir di Segiri.
Tavares mengakui bahwa Borneo FC merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kompetisi musim ini dan kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain di laga tandang.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu menambahkan jika ia meminta anak-anak asuhnya mesti waspada terhadap kekuatan Borneo FC.
"Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija," jelas Tavares.
"Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," pungkasnya.
Baca juga: Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
下一篇:Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
相关文章:
- Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- Iran klaim gelombang serangan ke
- Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
相关推荐:
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
- Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
- Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik
- Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
- Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama
- Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
